Contoh Proposal Penulisan Ilmiah



Proposal Penulisan Ilmiah

APLIKASI DIAGNOSIS PENYAKIT HEPATITIS UNTUK MOBILE DEVICES MENGGUNAKAN  J2ME


1.1  Latar Belakang Masalah
Perkembangan teknologi telah membawa dampak positif bagi perkembangan bangsa - bangsa di seluruh dunia termasuk bangsa Indonesia. Perkembangan sebuah perangkat mobile devices sangat cepat. Mobile devices dirancang sedemikian hingga mudah untuk dibawa kemana saja. Sehingga dapat memudahkan pengguna untuk menggunakannya. Selain itu sekarang cenderung semakin banyak orang menggunakan mobile devices dan semakin banyak fasilitas dari mobile devices yang memudahkan penggunanya. Untuk itu aplikasi diagnosis penyakit hepatitis ini dibuat. Kemudahan dalam hal pelayanan kesehatan sangat diharapkan oleh masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi mobile devices dalam aplikasi diagnosis penyakit hepatitis ini maka pasien dan dokter dapat terbantu. Dengan hanya memasukkan gejala yang dideritanya pasien dapat segera tahu jenis penyakit hepatitis yang dideritanya Sehingga kecepatan dan keefektifan dalam pelayanan dan penanganan kesehatan dapat segera dilakukan. Aplikasi ini menggunakan teknologi J2ME karena teknologi ini bersifat platform. Disamping itu aplikasi ini hanya memerlukan kapasitas memori kecil untuk instalasi sehingga tidak memberatkan perangkat mobile devices.

1.2  Batasan Masalah
Batasan masalah penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.      Mendiagnosis suatu penyakit berdasarkan gejala-gejala yang diderita.
2.      Penyakit yang akan didiagnosis adalah penyakit Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C.
3.      Membahas tentang program mobile yang akan menentukan jenis penyakit dan nilai kepastian terhadap penyakit tersebut.
4.      Input berupa gejala-gejala penyakit Hepatitis yang menyerang pasien.
5.      Output berupa identifikasi kemungkinan jenis penyakit Hepatitis yang menyerang pasien serta nilai kepastian terhadap penyakit tersebut.
6.      Perhitungan menggunakan metode factor kepastian (certainty factor) yang menunjukkan ukuran kepastian terhadap suatu fakta
7.      Representasi pengetahuan yang digunakan adalah sistem pakar berbasis rule dan dalam penalaran menggunakan metode backward chaining.
8.      Program dibangun secara menggunakan teknologi J2ME dan diimplementasikan secara simulasi.


1.3  Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulis dalam penyusunan PI ini adalah :
1.      Menjelaskan cara pembuatan aplikasi diagnosa penyakit hepatitis untuk mobile device
2.      Memberikan informasi mengenai penyakit hepatitis yang diderita oleh pasien (user), dan
3,    Mempermudah bagi para pasien (user) untuk mendiagnosa penyakit hepatitis.

1.4  Metode Penelitian
Motode penelitian dalam penulisan ini menggunakan metode : Studi pustaka yaitu  pengumpulan data dengan cara membaca dari literatur atau buku-buku yang berhubungan dengan objek penelitian sebagai bahan landasan teori maupun landasan analisis.
Penulisan Ilmiah ini disusun secara sistematis melalui beberapa tahap, yaitu:
1.      Pengumpulan data/informasi mengenai penyakit hepatitis
2.      Perancangan tampilan
3.      Pembuatan aplikasi dengan menggunakan aplikasi J2ME
4.      Publikasi aplikasi        
5.      Pengujian aplikasi

1.5  Sistematika Penulisan
Untuk mempermudah dalam membahas dan menyajikan penulisan tugas akhir ini, maka akan dijabarkan gambaran sistematika penyusunan tugas akhir sebagai berikut:

BAB I : PENDAHULUAN
Pada bab ini berisi uraian beberapa pokok persoalan yang terdiri dari latar belakang masalah, batasan masalah, tujuan penulisan, perumusan masalah, metode penulisan, juga sistematika penulisan.

BAB II : LANDASAN TEORI
Bab ini menjelaskan teori-teori yang mendukung atau berhubungan dengan penulisan ilmiah ini dan ruang lingkup tentang sistem pakar, definisi penyakit hepatitis dan aplikasi J2ME.

BAB III : ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Pada bab ini membahas mengenai rancangan yang terdiri dari perancangan sistem, Rancangan tampilan aplikasi, tahapan-tahapan dari pembuatan aplikasi, serta tentang publikasi aplikasi.

BAB IV : PENUTUP
Pada bab ini merupakan bab penutup dari penulisan ilmiah ini yang berisi kesimpulan, kritik, saran dan daftar pustaka.

Kutipan Dan Daftar Pustaka

A.  KUTIPAN

1.   Pengertian Kutipan

       Kutipan adalah pengambil alihan satu klimat atau lebih dari karya tulisan lain untuk tujuan ilustrasi atau memperkokoh argument dalam tulisan itu sendiri. Kutiupan sering kita pakai dalam penulisan karya ilmiah.


           Bahan-bahan yang dimasukkan dalam sebagai kutipan adalah bahan yang tidak/belum menjadi pengetahuan umum,hasil-hasil penelitian terbaru dan pendapat-pendapat seseorang yang tidak/belum menjadi pendapat umum.jadi,pendapat pribadi tidk perlu dimasukkan sebagai kutipan.
2.   Prinsip Mengutip
                 Dalam mengutip kita harus menyebutkan sumbernya. Hal itu dimaksudkan sebagai pernyataan penghormatan kepada orang yang pendapatnya dikutip ,dan sebagai pembuktian akan kebenaran kutipan tersebut. Cara penyebutan kutioan ada 2 cara,yaitu system catatan kaki dan sistem catatan langsung ( catatan perut ).Kita harus memilih salah satu dan harus konsisten.
3.   Jenis Kutipan 
                  Menurut jenisnya kutipan dapat dibedakan atas kutipan langsung dan kutipan tidak langsung.
·           Kutipan langsung adalah pinjaman pendapat dengan mengambil secara lengkap kata demi kata, kalimat demi kalimat dari sebuah teks aslinya.

            Sebaliknya, kutipan tidak langsung adalah pinjaman pendapat dari seorang penulis atau tokoh terkenal berupa saripati atau ikhtisar dari pendapat tersebut.
Perbedaan antara kedua jenis kutipan hendaknya harus benar-benar diperhatikan karena akan membantu konsekuensi yang berlainan bila dimasukkan ke dalam teka. Dalam hubungan ini, cara mengambil bahan dari buku-buku ketika mengumpulkan data akan sangat membantu.

Kutipan lngsung harus dimasukkan ke dalam tanda kutip,sedangkan kutipan tidak labngsung tidak diapit oleh tanda kutip.

4.   Teknik Mengutip
            Mengutip atau merujuk dapat dilakukan dengan mengambil pendapat atau temuan orang lain, baik secara langsung maupun tiak langsung. Pengutipan semacam ini dilakukan dengan merujuk kepada nama penulis dan karyanya yang dimaksud. Nama penulis yang dipakai adalah nama keluarga, nam amarga , atau nama akhir tanpa menuliskan gelar atau jabatannya. Apabila sumber yang dikutip ditulis satu dan/atau dua orang, maka nama penulis dituliskan semua pada setiap kali diacuh. Bila yang dikutip adalah yang ditulis oleh tiga penulis, maka nama penulis pertama saja yang ditulis diikuti singkatan dkk ( dan kawan-kawan) atau singkatan et al (et alli atau et aliae), misalnya, Hasanuddin, Dkk


B.      DAFTAR PUSTAKA
                Daftar pustaka atau biasa juga disebut bibliografi adalah sebuah daftar yang berisi judul-judul buku, artikel, makalah, dan bahan-bahan dalam bentuk lainnya yang dijadikan sumber atau rujukan untuk sebuah buku atau bentuk tulisan lain.

1.        Unsur Daftar Pustaka
                Unsur yang paling penting yang harus dimasukkan ke dalam daftar pustaka antara lain sebagai berikut.

-Nama penulis, ditulis secara lengkap
-Judul buku, juga termasuk anak judulnya atau judul tambahan
-Data publikasi, meliputi nama penerbit, tahun terbit, dan di mana terbitnya buku tersebut. Jika perlu sertakan cetakan ke berapa.
-Untuk artikel atau tulisan di majalah, perlu ditulis juga nama pengarangnya, judul artikel, nama majalah, nomor, dan tahun terbit.

2.         Teknik Penulisan
            Cara menulis daftar pustaka tidaklah seragam, terutama diakibatkan oleh sifat bahan referensi itu. Cara penyusunan daftar pustaka untuk buku dan majalah tentu berbeda. Namun ada tiga pokok yang selalu harus dicantumkan: penulis, judul, dan data-data publikasi.

            Urutan cara menulis daftar pustaka pada umumnya adalah sebagai berikut.

Nama penulis. Tahun terbit. Judul buku. Kota terbit: Nama penerbit

Catatan urutan:

            Jika nama penulis mempunyai dua kata, tulis kata terakhir dulu, pisahkan dengan tanda koma Setelah nama pengarang, kemudian beri tanda titik untuk menuliskan tahun terbit
Judul buku ditulis dengan italic. Setelah judul, beri tanda titik, kemudian tulis kota terbit.
Setelah kota terbit, beri tanda titik dua, kemudian tulis nama penerbit

Contoh Penulisan Daftar Pustaka :
·         Satu pengarang
Sukono, Catur. 2010. Desain Grafis. Jakarta: OK Publishing
Dua atau tiga pengarang
·         Sukono, Catur dan Joko Susilo. 2010. Desain Grafis. Jakarta: OK Publishing
(Nama yang dibali hanya pengarang pertama saja, yang kedua dan ketiga – bila ada – ditulis tanpa dibalik.)

·         Banyak pengarang
Sukono, Catur, dkk. 2010. Desain Grafis. Jakarta: OK Publishing

·         Buku terjemahan
Havelar, Jack. 2010. Desain Grafis, terj. Catur Sukono. Jakarta: OK Publishing

·         Artikel dalam majalah atau sumber lain
Sukono, Catur. 2010. “Desain Grafis”, OK Majalah. Jakarta: OK Publishing

(Judul artikel diapit dengan tanda petik)

 Sumber:          - http://www.anneahira.com
                        - http://nabiyutiful.blogspot.com/2011/01/kutipan-dan-daftar-pustaka.html




ANDAI HARI INI AKU DIMAKAMKAN

Hari ini ku mati, Perlahan... Tubuhku ditutup tanah. Perlahan... Semua pergi meninggalkanku... Masih terdengar jelas langkah² terakhir mereka, Aq sendirian, Di tempat gelap yang tak pernah terbayang, Sendiri, Menunggu pertanyaan malaikat... Belahan hati, Belahan jiwa pun pergi. Apa lagi sekedar kawan dekat atau orang lain. Aq bukan siapa2 lagi bagi mereka... Sanak keluarga menangis, Sangat pedih, Aku pun demikian, Tak kalah sedih... Tetapi aq tetap sendiri, D sini, menunggu perhitungan. Menyesal sudah tak mungkin. Tobat tak lagi dianggap, Dan maaf pun tak bakal didengar, Aq benar2 harus sendiri... Ya Allah... Jika Engkau beri aku 1 lagi kesempatan, Jika Engkau pinjamkan lagi beberapa hari milik-MU, Untuk aku perbaiki diriku, Aq ingin memohon maaf pada mereka... Yang selama ini telah merasakan dzalimku, Yang selama ini sengsara karena aku, Tersakiti karena aku... Aku akan kembalikan jika ada harta kotor ini yang telah kukumpulkan, Yang bahkan kumakan, Ya Allah beri lagi aku beberapa hari milik-Mu, Untuk berbakti kepada Ayah & Ibu tercinta... Teringat kata-kata kasar & keras yang menyakitkan hati mereka, Maafkan aku Ayah & Ibu, mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayangmu, Beri jg ya Allah aq wktu utk berkumpul dgn keluargaku, Menyenangkan saudara-saudaraku.. Utk sungguh2 beramal soleh. Aku sungguh ingin bersujud dihadapan-Mu lebih lama lagi.. Begitu menyesal diri ini. Kesenangan yang pernah kuraih dulu, Tak ada artinya sama sekali... Mengapa kusia-siakan waktu hidup yang hanya skli itu...? Andai aq bisa putar ulang wkt itu... Aq dimakamkan hari ini, Dan ketika smua mnjdi tak termaafkan, Dan ketika semua mnjdi trlmbt, Dan ketika aku harus sndri... Utk wkt yg tak terbayangkan sampai yaumul hisab & d kmplkn d Pdng Mashar...  (Renungan utkku, utkmu & utk kita semua)

Kelebihan Dan Kekurangan Android KitKat 4.4


Android merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Google telah beberapa waktu kemarin telah meluncurkan Android v 4.4 yang diberi nama KitKat, kami telah menelisik beberapa kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada sistem operasi Android KitKat.
Berbagai fitur yang di sediakan oleh OS Android KitKat ini salah satunya adalah perbaikan sistem penyimpanan sementara pada pengunaan memori, yang mana kinerja prosesor telah di minimalisir terhadap penyimpanan registry data sementara pada RAM dan secara langsung akan di tampung oleh kapasitas memori internal yang tersedia, sehingga loading prosesor akan terasa lebih ringan. Simak secara detail dan lebih jelas tentang kelebihan dan kekurangan Android KitKat.

Kelebihan Android KitKat 4.4 diantaranya sebagai berikut;
1.    Warna layar transparan menyelimuti tombol virtual sentuh pada layar, sehingga tampilan warna yang terlihat sama dengan warna dari Wallpaper yang digunakan.
2.   Aplikasi Google Now muncul sebagai salah satu bagian dari panel Homescreen, sehingga lebih mudah di gunakan.
3.   Dalam fitur yang di suguhkan Google telah mengubah latar App drawer KitKat dari varsi sebelumnya yang berwarna hitam menjadi transparan.
4.    Untuk ukuran ikon menu pada Android KitKat ini sudah sengaja di buat lebih besar, sehingga  sangat nyaman untuk di operasikan oleh para pengguna.
5.   Pada bagian widget Google telah memberikan tampilan halaman menu supaya terlihat sederhana dengan menyingkirkan tab Apps melalui mode luring
6.   OS Android KitKat terbaru ini memiliki inovasi system penghemat bateray, dengan built-in power saving mode yang tentunya bertujuan menghemat baterai dari system pemakaian bawaan Android.
7.  Android 4.4 kitkat memiliki kemampuan untuk meningkatkan memori di dalam smartphone yang bisa meningkatkan responsive dari layar touchscreen perangkat anda
8.  Hal paling menarik mengenahi keunggulan Android KitKat yang patut kita banggakan adalah support processor sebagai pendukung perangkat telah menggunakan tri core, sehingga memiliki kecepatan tinggi pada kapasitas pemakaian.

Kekurangan Android 4.4 KitKat sebagai berikut:
1.      4.4 KitKat merupakan versi perangkat lunak terbaru dari google, mungkin termasuk produk perkenalan bagi mayoritas para pengguna Android, untuk itu masih perlu pembelajaran dalam pengoprasiannya.
2.     Dengan luring tampilan pada layar yang sering kali menggeser menu fitur menjadi tidak terlihat atau transparan ini terkadang membuat pengguna agak canggung untuk menyentuh layar, karena hanya wallpaper saja yang terlihat.
3.     Untuk penggunaan OS ini harus benar-benar memperhatikan support processor yang minimal berkapasitas tri core, apa bila memaksakan untuk memasang pada processor di bawahnya nanti akan membuat kinerjanya tidak sempurna.

Dari beberapa informasi yang kami tulis diatas, mungkin masih sebagian kecil kelemahan dan kelebihan dari Android 4.4 KitKat, semoga bisa menjadi referensi para penggunaa smartphone.

Materi Laporan Akhir Proposal

Materi Laporan Akhir Proposal

CARA MEMBUAT LAPORAN KEGIATAN
1.1       Pengertian Laporan Kegiatan
Laporan kegiatan adalah suatu ikhtisar tentang hal ikhwal pelaksana suatu kegiatan, yang harus disampaikan oleh pembina kepada pihak yang memberi tugas sebagai pertanggungjawaban.

1.2       Pentingnya Laporan Kegiatan
·         Laporan kegiatan merupakan alat yang penting untuk :
·         Dasar penentuan kebijakan dan pengarahan pimpinan.
·         Bahan penyusunan rencana kegiatan berikutnya.
·         Mengetahui perkembangan dan proses peningkatan kegiatan.
·         Data sejarah perkembangan satuan yang bersangkutan dan lain-lain.

1.3       Macam Laporan Kegiatan
Ditinjau dari cara penyampaian, terdapat :
1) Laporan lisan, disampaikan secara lesan, biasanya dilakukan hal-hal yang perlu segera disampaikan laporan lisan dapat dengan tatap muka, lewat telepon , wawancara dan sebagainya.
2) Laporan tertulis, disampaikan secara lengkap dalam bentuk tulisan.
Ditinjau dari bahasa yang digunakan, terdapat :
1) Laporan yang ditulis secara populer, yang menggunakan kata-kata sederhana, kadang-kadang diselingi dengan kalimat humor / lucu.
2) Laporan yang ditulis secara ilmiah, sebagai hasil peneliti. Biasanya isinya singkat tetapi padat dan sistimatis serta logis.

1.4       Ditinjau dari isinya, dapat dibedakan :
1) Laporan kegiatan, misalnya pelaksanaan perkemahan, pelaksanaan ujian SKU, SKK, Pramuka Garuda.
2) Laporan perjalanan, misalnya laporan wisata, pengembaraan, penjelejahan dan sebagainya.
3) Laporan keuangan, menyangkut masalah penerimaan dan penggunaan uang.

1.5       Sistimatika Laporan
Hendaknya laporan lengkap, dapat menjawab semua pertanyaan mengenai : apa ( what ), mengapa ( why ), siapa ( Who ), dimana ( where ), kapan ( when ), bagaimana( how ).
Urutan isi laporan sebaiknya diatur, sehingga penerima laporan dapat mudah memahami. Urutan isi laporan antara lain sebagai berikut :

1. Pendahuluan
Pada pendahuluan disebutkan tentang :
·         Latar belakang kegiatan.
·         Dasar hukum kegiatan.
·         Apa maksud dan tujuan kegiatan.
·         Ruang lingkup isi laporan.

2. Isi Laporan
Pada bagian ini dimuat segala sesuatu yang ingin dilaporkan antara lain :
·         Jenis kegiatan.
·         Tempat dan waktu kegiatan.
·         Petugas kegiatan.
·         Persiapan dan rencana kegiatan.
·         Peserta kegiatan.
·         Pelaksanaan kegiatan (menurut bidangnya, urutan waktu pelaksanaan, urutan fakta / datanya).
·         Kesulitan dan hambatan.
·         Hasil kegiatan.
·         Kesimpulan dan saran penyempurnaan kegiatan yang akan datang.

3. Penutup
Pada kegiatan ini ditulis ucapan terima kasih kepada yang telah membantu penyelenggaraan kegiatan itu, dan permintaan maaf bila ada kekurangan-kekurangan. Juga dengan maksud apa laporan itu dibuat.
Hal-hal yang perlu diperhatikan
·         Laporan diusahakan agar :
·         Singkat dan padat.
·         Runtut atau sistimatis.
·         Mudah dipahami isinya.
·         Isinya lengkap.
·         Menarik penyajiannya.
·         Berpegangan pada fakta, data dan persoalannya.
·         Tepat pada waktunya.

4. Lain – lain
a. Dalam laporan dapat dilampirkan : photo-photo kegiatan, tanda bukti, surat-surat keterangan dan sebagainya ( copy )
b. Untuk mempermudah penyusunan laporan sebaiknya tetap mengacu pada proposal yang pernah diajukan.
c. Memberikan Laporan kegiatan dengan tembusan kepada satuan/ lembaga yang terkait. ( Mabi, Kwartir, Sponsor dll

5. Hasil
Alhamdulillah kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan terlaksana dengan baik. Diawali dengan upacara pembukaan pada tanggal 25 November 2010 yang dibuka langsung oleh bapak Kepala Sekolah SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo dan Wakasek Bagian Kesiswaan dan upacara pembukaan ini juga diikuti langsung oleh seluruh taruna/i pratama dan madya. Dan kegiatan ini pula ada beberapa materi yang akan diberikan kepada taruna/i agar para taruna/i sekalian dapat mengetahui lebih banyak tentang organisasi. Adapun materi-materi yang akan diajarkan oleh para pemateri yaitu :
1.      Arah Kebijakan Sekolah Dalam Organisasi Senat oleh Bapak Yusnan Yusuf Ekie selaku Kepala Sekolah SMAT Wira Bhakti
2.      Leadership (Kepemimpinan) oleh Bapak Suleman Haridji, M.Pd
3.      Jurnalistik oleh Crew Media Cetak Gorontalo Post
4.      Administrasi oleh Bapak Herliono, M.Pd
5.      Team Work oleh Bripda Maston Djauhari
6.      Problem Solving oleh Bapak Khoirul Amin, S.Sos.I, dan
7.      Organisasi Senat oleh Bapak La Iha, S.Pd
Setelah para taruna/i telah selesai menerima seluruh materi pada kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan, kegiatan pun ditutup secara resmi oleh bapak Khoirul Amin, S.Sos.I pada hari minggu, 28 November 2010 dan upacara penutupan ini juga diikuti oleh seluruh taruna/i pratama dan madya dan dengan ditutupnya kegiatan ini kami berharap agar semua teori-teori yang disampaikan oleh para pemateri dapat diaplikasikan oleh seluruh taruna/i.

6.      Penutup
Demikian laporan hasil kegiatan yang kami buat, atas perhatian dan bantuan dari bapak, kami ucapkan terima kasih.


                                                        Gorontalo, 28 November 2010

Panitia Pelaksana

  Ketua                                                             Sekretaris



Rahmad S. Abudi                                           Kurniawan Ani


                                      Mengetahui



Wakasek Kesiswaan                                  Ketua Senat





La Iha, S.Pd                                                Aldy Nuhriady Haridji
NIP : 19770712 200701 1 013